Minggu, 01 Januari 2012

Demam Korea Melanda Indonesia

Sejak drama Korea rajin menjumpai pemirsa Indonesia melalui layar televisi, perlahan namun pasti remaja Indonesia mulai terkena virus Korea. Drama-drama Korea memang sangat romantis, ditambah dengan setting yang luar biasa indah dan disempurnakan dengan wajah pemainnya yang cantik dan tampan. Lengkaplah sudah virus itu membuat remaja demam. Tergila-gila dengan Korea.
Insan persinetronan Indonesia menangkap peluang tersebut dengan memproduksi sinetron senafas dengan drama Korea. Sebagian secara jujur mengatakan mengadaptasi drama Korea, sebagian dengan tidak tahu malu menjiplak jalan cerita namun tidak mengaku. Mirisnya, produksi anak negeri tersebut selalu saja tidak lebih baik dari pendahulunya. Cerita akan semakin dipanjangkan jika memiliki rating tinggi.

Kini, keranjingan Korea semakin menggurita. Beberapa tahun ini boy band maupun girl band Korea mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia, terutama para remaja. Jika bicara jujur, kemampuan mereka tidak lebih baik dari penyanyi milik kita sendiri. Dan lagi-lagi, Indonesia tidak ingin ketinggalan. Boy band dan girl band bermunculan bak jamur di musim hujan. Tidak tanggung-tanggung, mereka tidak hanya meniru nama dan jumlah personelnya namun juga mengikuti dandanan dan gaya orang Korea. 

Demam Korea pada Industri Buku

Setelah demam Korea berhasil menjangkiti industri hiburan, seperti film dan musik, belakangan demam itu sudah menjangkiti industri buku. Rak-rak pada toko buku dihiasi judul-judul beraroma Korea, tidak hanya fiksi remaja, namun juga ada buku panduan liburan ke Korea dan pengalaman seseorang selama tinggal di Korea. Baru-baru ini, sebuah penerbit besar di Indonesia telah menerjemahkan novel-novel Korea ke dalam bahasa Indonesia. Bahkan ada penerbit baru muncul dengan spesialisasi hanya menerbitkan buku berbau Korea. Artinya, buku-buku tersebut tulisan orang Indonesia, namun mengambil setting Korea ataupun menyelipkan dialog-dialog bahasa Korea di dalamnya. Bisa ditebak, buku-buku ini pun laris manis. Meski sebagian buku patut dipertanyakan kualitasnya. 

Hebat. Begitu dahsyat demam Korea ini menyerang kita.

Korea Ulet dan Kreatif

Meniru tidak selalu berarti buruk. Dalam beberapa hal ia akan bermetamorfosis menjadi sesuatu yang positif dalam diri, seperti timbulnya keinginan tampil lebih baik dari sebelumnya. Namun, meniru akan menjadi bumerang ketika kita hanya mencaploknya mentah-mentah. Sama sekali tidak ada usaha untuk penambahan, agar sesuatu yang kita tiru itu menjadi lebih baik di tangan kita. Terlalu sering mencaplok mentah-mentah, akan membuat daya kreatifitas tumpul.

Apa boleh buat, kita sudah terlalu sering meniru dari luar. Sehingga hal tersebut menjadi lumrah. Ditambah lagi selalu ada perasaan bangga ketika meniru mereka. Jika ini dibiarkan terlalu lama, bukan mustahil kita akan kehilangan jati diri sendiri. 

Orang Korea terkenal ulet dan kreatif. Drama-drama memikat yang mereka hasilkan tentu saja butuh proses panjang sebelum akhirnya menjumpai peminatnya di Indonesia melalui layar televisi. Pun demikian dengan boyband dan girlband, sebelum tampil di atas panggung dengan segala dandanan heboh dan unik seperti itu, mereka pasti berpeluh pikiran bagaimana caranya mencari inovasi baru.

Korea berhasil dengan kreatifitas dan keuletan mereka. Kita sebagai bangsa Indonesia, tidak salah berkiblat kesana. Hanya yang disayangkan, mengapa kita justru meniru hasil karyanya, mengapa kita tidak meniru keuletan dan kreatifitas mereka yang sangat tajam?

Sesungguhnya sumber daya di Indonesia tidak kalah dengan Korea. Kita punya sumber daya manusia yang handal, kita memiliki banyak musik dan busana etnik. Jika diolah dengan kreatifitas tinggi, pasti akan menghasilkan sesuatu yang bagus. Sehingga boyband dan boygirl milik kita tampil dengan ciri khas Indonesia. 

Mata kita sebagai penonton, sudah jenuh karena selama ini selalu dijejali dengan imitasi Korea. Sudah saatnya kita tampil dengan ciri sendiri, yang sangat meng-Indonesia. Bukan mimpi jika kita berharap, suatu hari nanti justru Korea yang mengadaptasi cipta karya kita. Itu bisa saja terjadi, asal kita mau mengasah kemampuan dan terus belajar. Belajarlah dari negara manapun, bukan berarti bawalah negara apapun ke dalam negeri ini.

Nama : Nurmala Sari
NPM : 12109755
Kelas : 3ka04

Kesehatan Lingkungan

Untuk menilai keadaan lingkungan dan upaya yang dilakukan untuk menciptakan lingkungan sehat telah dipilih empat indikator, yaitu persentase keluarga yang memiliki akses air bersih, presentase rumah sehat, keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar, Tempat Umum dan Pengolahan Makanan (TUPM) .

Beberapa upaya untuk memperkecil resiko turunnya kualitas lingkungan telah dilaksanakan oleh berbagai instansi terkait seperti pembangunan sarana sanitasi dasar, pemantauan dan penataan lingkungan, pengukuran dan pengendalian kualitas lingkungan.

Pembangunan sarana sanitasi dasar bagi masyarakat yang berkaitan langsung dengan masalah kesehatan meliputi penyediaan air bersih, jamban sehat, perumahan sehat yang biasanya ditangani secara lintas sektor. Sedangkan dijajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemantauan kualitas air minum, pemantauan sanitasi rumah sakit, pembinaan dan pemantauan sanitasi tempat-tempat umum (Hotel, Terminal), tempat pengolahan makanan, tempat pengolahan pestisida dan sebagainya.

Didalam memantau pelaksanaan program kesehatan lingkungan dapat dilihat beberapa indikator kesehatan lingkungan sebagai berikut:
  1. Penggunaan Air Bersih
    Untuk tahun 2009 dari 134.660 KK  yang diperiksa ternyata yang memiliki akses air bersih telah mencapai 94,52 % dengan perincian sbb : sumur gali + 36,08 %, sumur pompa tangan + 29,16 % ledeng + 9,06 %, PAH 0,48 % ,kemasan 2,79 % dan lainnya + 22,74  %
  2. Rumah Sehat
    Bagi sebagian besar masyarakat, rumah merupakan tempat berkumpul bagi semua anggota keluarga dan menghabiskan sebagian besar waktunya, sehingga kondisi kesehatan perumahan dapat berperan sebagai media penularan penyakit diantara anggota keluarga atau tetangga sekitarnya.
    Sampai dengan tahun 2008 telah dilakukan inspeksi sanitasi (IS) di 47 wilayah Puskesmas di Kabupaten Tangerang, dari hasil inspeksi terhadap 201.021 rumah didapat 68,38 % dinyatakan sehat.
    Untuk tahun 2009, terjadi pemekaran wilayah dengan Kota Tangerang Selatan, dimana berimplikasi pada jumlah rumah yang diperiksa di 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang. Dari hasil inspeksi terhadap 112.257 rumah didapat rumah yang dinyatakan sehat sebanyak 74.928 (66,75 %)
  3. Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi DasarKeluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar meliputi persediaan air bersih, kepemilikan jamban keluarga, tempat sampah dan pengelolaan air limbah keluarga keseluruhan hal tersebut sangat diperlukan didalam peningkatan kesehatan lingkungan.Dari hasil inspeksi sanitasi tahun 2009 terhadap 125.414 KK yang diperiksa, ternyata yang memiliki jamban yang memenuhi syarat adalah 72.480  KK . Untuk KK yang memiliki jamban sehat sebanyak 48.875 KK (67,43 %).  Untuk KK yang memiliki tempat sampah berdasarkan hasil inspeksi dari 124.414 KK yang diperiksa, KK yang memiliki tempat sampah adalah sebanyak 71.254 KK dimana yang termasuk dalam kriteria tempat sampah sehat adalah sebesar 43.781 KK (61,44 %).Untuk pengolahan air limbah,dari 125.414 KK yang diperiksa didapat 44.603 KK (65,81 %) yang memiliki pengolahan air limbah sehat.Hasil pendataan yang dilakukan oleh Petugas Sanitasi Puskesmas sampai tahun 2009 menunjukkan adanya penurunan, dapat dilihat pada grafik berikut :
Gambar III.17.
Kepemilikan sarana Sanitasi dasar dan Akses Air Bersih Kabupaten Tangerang Tahun 2009
Dari data diatas menunjukkan bahwqa tahun 2009 kepemilikan sarana sanitasi dasar, serta penggunaan dan akses air bersih di Kabupaten Tangerang terjadi penurunan dibandingkan tahun 2008, hal ini disebabkan terjadinya pemekaran wilayah di Kabupaten Tangerang dimana 10 Kecamatan menjadi Kota Tangerang
  1. Tempat Pengolahan Makanan (TPM)
    Upaya penyehatan makanan ditujukan untuk melindungi masyarakat dan konsumen terhadap penyakit-penyakit yang ditularkan melalui makanandan mencegah masyarakat dari keracunan makanan. Upaya tersebut meliputi orang yang menangani makanan,tempat pengolahan makanan dan proses pengolahan makanannya. Hasil pengawasan terhadap kualitas penyehatan tempat umum dan pengolahan makanan pada tahun 2009 menunjukkan hasil sebagai berikut :


    Hasil Pengawasan TUPM di Kabupaten Tangerang Tahun 2009



    Selain kegiatan diatas, juga dilakukan Sosialisasi Peraturan Daerah no 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) tentangTata Cara Memperoleh Sertifikasi Kursus TPM ,hak dan kewajiban TPM , sanksi yang berlaku bagi pelanggaran TPM serta perlindungan bagi masyarakat terhadap keamanan pangan. Kegiatan lainnya adalah melakukan koordinasi tentang keamanan pangan antar instansi terkait/terpadu yaitu dengan Dinas Perindustrian,Dinas Pendidikan,Departemen Agama,Dinas Ketahanan Pangan,Dinas Peternakan,Satpol PP dan PKK Kabupaten Tangerang.

Nama : Nurmala Sari
NPM : 12109755
Kelas : 3KA04

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e, seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.
Bidang pendidikan(e-education)
Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.
BIDANG – BIDANG YANG MENGALAMI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI:
Dalam Bidang Pemerintahan (e-government)
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
Bidang Keuangan dan Perbankan
Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern.
Layanan perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis Indonesia yang unik dan luas.
Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat dilakukan.
Teknologi Informasi dan Komunikasi mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Oleh karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.
Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
1. Menyadarkan kita akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
2. Memotivasi kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TIK, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3. Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.
Pengertian teknologi secara umum
• proses yang meningkatkan nilai tambah
• produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja
• Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.
Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia Dari beberapa pengertian di atas nampak bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi. Artinya, bahwa teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Perkembangan teknologi terjadi bila seseorang menggunakan alat dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Sebagai contoh dapat dikemukakan pendapat pakar teknologi dunia terhadap pengembangan teknologi.
Menurut B.J. Habiebie (1983: 14) ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu
(1) pesawat terbang,
(2) maritim dan perkapalan,
(3) alat transportasi,
(4) elektronika dan komunikasi,
(5) energi,
(6) rekayasa ,
(7) alat-alat dan mesin-mesin pertanian, dan
(8) pertahanan dan keamanan.
Jenis Aplikasi Teknologi Informasi
Aplikasi teknologi informasi sangat terkait dengan aplikasi teknologi komputer dan komunikasi data dalam kehidupan. Hampir semua bidang kehidupan saat ini dapat memanfatkan teknologi komputer. Beberapa jenis aplikasi tersebut adalah :
1. Aplikasi di bidang sains
Contohnya adalah aplikasi astronomi (perbintangan).
2. Aplikasi di bidang teknik/rekayasa
Contohnya adalah pembuatan robot dengan menggunakan konsep kecerdasan buatan agar robot lebih bijak.
3. Aplikasi di bidang bisnis/ekonomi
Contohnya adalah e-business, e-marketing, e-commerce dan lain-lain.
4. Aplikasi di bidang administrasi umum
Contohnya adalah aplikasi penjualan/distribusi barang, aplikasi penggajian karyawan, aplikasi akademik sekolah dan lain-lain.
5. Aplikasi di bidang perbankan
Contohnya adalah e-banking, ATM, dan m-banking.
6. Aplikasi di bidang pendidikan
Contohnya adalah e-learning (distance learning).
7. Aplikasi di bidang pemerintahan
Contohnya adalah e-government dan aplikasi inventarisasi kekayaan milik negara (IKMN).
8. Aplikasi di bidang kesehatan/kedokteran
Contohnya adalah pemeriksaane kokar diogr af i yaitu suatu pemeriksaan non invasif untuk menegakkan diagnose penyakit jantung. Dengan menggunakan alat ini aktivitas otot-otot jantung bisa dilihat langsung dilayar monitor dan lainnya.
9. Aplikasi di bidang industri/manufaktur
Contohnya adalah simulasi komputer untuk ujicoba atas rancangan sistem baru.
10. Aplikasi di bidang transportasi
Contohnya adalah aplikasi untuk mengatur jadwal penerbangan pesawat terbang.
11. Aplikasi di bidang pertahanan keamanan
Contohnya adalah aplikasi sistem keamanan data dengan enkripsi.

Nama : Nurmala sari
NPM : 12109755
Kelas 3ka04

apa pilihan profesi ku?

Pilihan professi apa yang akan ada ambil? pasti pikiran itu selalu terbayang dipkiran kita. Saya adalah Nurmala sari yang lahir di jakarta pada tahun 1991. sedkarang saya mengambil kuliah di Universitas Gunadarma pada angkatan 2009/2010 dengan jurusan sistem informasi. Profesi apa yang akan saya ambil? saya bercita - cita menjadi seorang data base administrator . Administrator database (DBA) adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan database.
Tugas / Fungsi DBA - Database Administrator adalah:

a. Mendefinisikan pola struktur database

b. Mendefinisikan struktur penyimpanan dan metode akses

c. Mampu memodifikasi pola dan organisasi phisik

d. Memberi kekuasaan pada user untuk mengakses data

e. Menspesifikasikan keharusan integritas data



Nama : Nurmala Sari
NPM : 12109755
Kelas : 3ka04

Tak ke Lokasi Tragedi Mesuji, Tim DPR Hanya Dialog

fotoWarga korban kerusuhan Mesuji mengaku kecewa tim pencari fakta Dewan Perwakilan Rakyat tak mengunjungi desa mereka. Kedua desa itu adalah Desa Sri Tanjung, Mesuji, Provinsi Lampung; dan Desa Sungai Odong, Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

"Terus terang kami kecewa,” kata Hajar Estigana, koordinator warga Sri Tanjung, setelah mendemo Bupati Mesuji, Senin 19 Desember 2011. Dia mengatakan warga sudah melakukan persiapan untuk menyambut kedatangan anggota DPR itu. ”Tapi mereka ternyata tidak datang."

Kepala Desa Sungai Sodong, Maunnah, juga mengaku kecewa karena anggota DPR tidak berkunjung ke perkampungan mereka. Padahal warga di sana sudah dikumpulkan dan bersiap-siap menjamu tim DPR di balai rukun warga. Mereka juga hendak menyampaikan pengharapan atas kondisi tanah ulayat mereka. ”Kami ingin menceritakan langsung,” katanya.

Sebelumnya, Ahad lalu, di kantor Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, tim DPR yang terdiri atas Aziz Syamsudin, Nasir Jamil, Taslim, Syarifuddin Suding, Ahmad Yani, dan Ahmad Basrah bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat, termasuk perwakilan warga dua desa yang bentrok dengan PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI), yakni Desa Nipah Kuning dan Kagungan Dalam. Namun warga Sri Tanjung tak hadir. Dari pertemuan itu, tim pencari fakta yang dipimpin Aziz, politikus Golkar, mengaku sudah bisa menyimpulkan insiden di PT BSMI.

Rombongan DPR kemudian mampir ke warung makan. Setengah jam kemudian, mereka keluar dan mengunjungi ratusan pengungsi di kawasan Register 45, yang dikelola PT Silva Inhutani. 

Sekitar 15 menit mereka berdialog dengan warga. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan menuju kantor Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI. Di sana mereka bertemu dengan camat, perwakilan pemerintah daerah, kepolisian resor, dan perwakilan pekerja PT Sumber Wangi Alam. Dalam pertemuan itu, warga Sungai Sodong, yang terlibat bentrokan dengan pengamanan swakarsa PT SWA, tak dilibatkan seperti halnya warga Sri Tanjung di Lampung. 

Rombongan juga tak menjenguk ke Sungai Sodong. “Tadi sudah dijelaskan sama Kapolres, semua sudah kondusif. Jadi, kami langsung balik. Nanti segera dibuatkan panitia kerja Februari nanti,” kata Aziz.

Sri Tanjung dan Sungai Sodong berada di pedalaman. Dua desa itu berdekatan dan berada di wilayah perbatasan Lampung dan Sumatera Selatan. Setidaknya butuh waktu sekitar empat jam perjalanan menuju Sri Tanjung dari pusat kota Mesuji. Begitu pula ke Sungai Sodong. Jarak Sungai Sodong ke Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, 500 kilometer lebih.

Jalan menuju lokasi itu juga tidak mulus. Membelah area perkebunan sawit, jalan ke lokasi desa itu penuh lubang. Tapi, menurut Aziz, timnya tidak ke lokasi itu bukan karena takut. “Kami tidak takut. Tadi kan, kata Satpol PP dan polisi, kondisi di sana sudah aman. Nanti kami bicarakan dengan anggota lain kalau memang perlu ke sana,” ujarnya.
Sumber :http://www.tempo.co/read/news/2011/12/20/063372651/Tak-ke-Lokasi-Tragedi-Mesuji-Tim-DPR-Hanya-Dialog
Nama : Nurmala sari
NPM : 12109755
Kelas : 3ka04

Jembatan Kartanegara ambruk saat lalu lintas ramai

Jembatan Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ambruk sekitar pukul 16.30 WITA atau saat lalu lintas ramai. Tak pelak, beberapa mobil dan sepeda motor dilaporkan ikut terjatuh dan tenggelam di Sungai Mahakam.

"Pertama saya mendengar suara petir, lalu diikuti suara, seperti benda jatuh ke air dengan kuat. Ketika saya keluar rumah, banyak orang-orang ribut, katanya jembatan roboh. Akhirnya saya langsung melihat ke sana, ternyata benar, jembatannya sudah runtuh," kata Farida, Warga Tenggarong Seberang yang rumahnya tak jauh dari jembatan itu, saat dihubungi dari Samarinda, Sabtu.

Menurut dia, setelah sampai di Jembatan Kartanegara, warga sudah banyak yang bergerombol. Dia juga mengatakan banyak saksi yang melihat banyak sepeda motor dan sejumlah mobil yang melintas saat jembatan itu roboh, sehingga pengendaranya juga ikut terjatuh.

Hingga saat ini, banyak masyarakat, baik dari warga Tenggarong, Tenggarong Seberang, maupun dari Kota Samarinda yang mengerubungi untuk melihat kondisi Jembatan Kutai Kartanegara yang menghubungkan antara Tenggarong, Tenggarong Seberang, dan Kota Samarinda itu.

Sejauh ini belum ada kepastian jumlah sepeda motor dan mobil yang ikut terjatuh ke Sungai Mahakam. Pasalnya, belum ada petugas yang dapat dihubungi. Namun, Tim SAR sudah berada di lokasi untuk mencari para korban.

Menurut Farida, para saksi mengatakan pada saat runtuhnya jembatan tersebut, lalu lintas kendaraan, baik sepeda motor, maupun mobil sedang ramai, sehingga diperkirakan ada puluhan pengendara dan penumpang yang ikut terjatuh.

Jembatan Kutai Kartanegara adalah jembatan yang melintas di atas Sungai Mahakam dan merupakan jembatan gantung terpanjang di Indonesia.

Bentang bebasnya yang tergantung tanpa penyangga mencapai 270 meter.Dari total panjang jembatan yang mencapai 710 meter. 

Pada pertengahan Februari 2011, jembatan ini sudah mengalami pergeseran sekitar 15 cm ke arah dalam sehingga saat itu masyarakat mengkhawatirkan akan ambruk.

Namun saat itu Kepala Dinas PU Kukar, Didi Ramyadi, mengatakan bahwa pergeseran itu masih dalam batas toleransi sehingga tidak akan ambruk. 


Sumber : http://www.antaranews.com/berita/286508/jembatan-kartanegara-ambruk-saat-lalu-lintas-ramai

Nama: Nurmala Sari
NPM : 12109755
Kelas : 3ka04